Administrasi

Pada zaman dahulu ketika masih zaman Belanda ini dihuni beberapa tokoh masyarakat yang masih dijajah oleh Belanda di kampung Bakung termasuk Batu Beriga dan Tanjung Berikat yang dikelilingi lautan dan hutan rimba. Pada zaman itu tokoh masyarakat ada yang ikut berperang melawan penjajah belanda sebagai Tentara Keamanan Rakyat (TKR), kemudian dari Kampung Bakung sebagian masyarakat berpindah membuka lahan untuk perumahan. Hari demi hari banyak penduduk luar yang datang untuk mengambil hasil kekayaan disekitar wilayah tersebut dan ada sebagian yang menetap sehingga menjadi kampung yang luas dan sekarang ini di sebut Lubuk Besar.

Desa Lubuk Besar berasal dari rangkaian kata Lubuk dan Besar, sehingga dinamakan Lubuk Besar karena terdapat lobang-lobang air tempat ikan yang begitu dalam dan besar maka oleh masyarakat yang tinggal disekitar tersebut dinamakan Lubuk Besar. Lubuk Besar adalah Desa persiapan yang dipecahkan/dimekarkan dari Desa Batu Beriga. Pada Tahun 2002 pada waktu Kepala Desa persiapan Bapak Alman Salak kemudian menjadi Desa definitif pada tahun 2004, Desa yang memiliki wilayah sendiri pada waktu itu dipimpin oleh Bapak Budjang Rozali dan setelah beberapa Tahun Desa Lubuk Besar dimekarkan kembali untuk memenuhi kriteria pembentukan Kecamatan menjadi 3 Desa yaitu:

  1. Desa Lubuk Besar
  2. Desa Lubuk Pabrik
  3. Desa Lubuk Lingkuk

Kemudian selang beberapa tahun, pada tahun 2006 Desa Lubuk Besar menjadi Desa Kecamatan yaitu Kecamatan Lubuk Besar yang terdiri dari 8 Desa sampai sekarang ini sebagai Kecamatan yang termuda, pembangunan yang begitu pesat di desa Kecamatan Lubuk Besar pada saat ini. Dasar Pembentukan Desa Lubuk Besar Kecamtan Lubuk Besar yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Bangka Tengah Nomor 32 Tahun 2006.